Uji Koneksi Multi Area OSPF Dengan Cisco Packet Tracer

Open Shortest Path First (OPSF) merupakan protokol routing dinamis yang berkerja berdasarkan algoritma link-state. Kemampuan OSPF dalam melakukan konvergensi topologi jaringan lebih baik dibanding protokol routing distance-vector (seperti RIP, IGRP). Hal ini dilakukan untuk membuat skalabilitas dalam suatu jaringan. Protocol OSPF memiliki konsep area dimana membagi-bagi area jaringan menjadi beberapa area/lokasi sehingga dapat mempermudah pengaturan suatu jaringan. Konsep ini menjadi salah satu keunggulan protokol routing OSPF dibandingkan protokol routing IGP lainnya.

Konsep AREA protokol OSPF yang akan dibahas pada tutorial konfigurasi ini dengan menggunakan Packet Tracer. Dipergunakan 5 router sebagai pembangun adjacency antar neighbor OSPF dan sebuah web_server dan sebuah host yang digunakan untuk uji koneksi jaringan. Uji koneksi Jaringan Multi Area OSPF dilakukan dengan aplikasi http pada web_server yang diakses melalui host.

Area 0 (area zero) terdapat hubungan antara router #R2, #R3, dan #R4. Router-router ini berada pada backbone area OSPF sebagai penghubung antara Area 1 dan Area2. Sementara untuk Area 1 adjacency antar #R1 dan #R2, sedangkan Area 2 adjacency antar #R5 dan #R4. Masing-masing router pada tiap-tiap area memiliki informasi routing yang berbeda-beda.

Berikut konfigurasi masing-masing router, seperti dibawah ini:

#R1

!
interface Loopback0
ip address 1.1.1.1 255.255.255.255
!
interface Loopback1
ip address 10.10.10.1 255.255.255.0
!
interface FastEthernet0/0
ip address 10.10.50.1 255.255.255.0
duplex auto
speed auto
!
interface Serial2/0
ip address 50.100.200.1 255.255.255.252
no keepalive
clock rate 56000
!
router ospf 212
router-id 1.1.1.1
log-adjacency-changes
network 10.10.10.0 0.0.0.255 area 1
network 50.100.200.0 0.0.0.3 area 1
network 1.1.1.1 0.0.0.0 area 1
network 10.10.50.0 0.0.0.255 area 1
!
ip classless
ip route 0.0.0.0 0.0.0.0 50.100.200.2
!

#R2

interface Loopback0
ip address 2.2.2.2 255.255.255.255
!
interface Serial2/0
ip address 50.100.200.2 255.255.255.252
no keepalive
!
interface Serial3/0
ip address 50.100.200.5 255.255.255.252
no keepalive
clock rate 56000
!
router ospf 212
router-id 2.2.2.2
log-adjacency-changes
network 50.100.200.4 0.0.0.3 area 0
network 2.2.2.2 0.0.0.0 area 0
network 50.100.200.0 0.0.0.3 area 1
!

#R3

interface Loopback0
ip address 3.3.3.3 255.255.255.255
!
interface Serial2/0
ip address 50.100.200.6 255.255.255.252
no keepalive
!
interface Serial3/0
ip address 50.100.200.9 255.255.255.252
no keepalive
clock rate 56000
!
router ospf 212
router-id 3.3.3.3
log-adjacency-changes
network 50.100.200.8 0.0.0.3 area 0
network 50.100.200.4 0.0.0.3 area 0
network 3.3.3.3 0.0.0.0 area 0
!

#R4

interface Loopback0
ip address 4.4.4.4 255.255.255.255
!
interface Serial2/0
ip address 50.100.200.10 255.255.255.252
no keepalive
!
interface Serial3/0
ip address 50.100.200.13 255.255.255.252
no keepalive
clock rate 56000
!
router ospf 212
router-id 4.4.4.4
log-adjacency-changes
network 50.100.200.8 0.0.0.3 area 0
network 4.4.4.4 0.0.0.0 area 0
network 50.100.200.12 0.0.0.3 area 2
!

#R5

interface Loopback0
ip address 5.5.5.5 255.255.255.255
!
interface Loopback1
ip address 50.50.50.1 255.255.255.0
!
interface FastEthernet0/0
ip address 50.50.10.1 255.255.255.0
duplex auto
speed auto
!
interface Serial2/0
ip address 50.100.200.14 255.255.255.252
no keepalive
!
router ospf 212
router-id 5.5.5.5
log-adjacency-changes
network 50.100.200.12 0.0.0.3 area 2
network 50.50.50.0 0.0.0.255 area 2
network 5.5.5.5 0.0.0.0 area 2
network 50.50.10.0 0.0.0.255 area 2
!
ip classless
ip route 0.0.0.0 0.0.0.0 50.100.200.13
!

Tabel routing dibawah ini memberikan keterangan informasi area-area ospf yang berhasil disimpan dalam tabel routing router OSPF. Missal untuk router yang berada pada Area 0, memiliki infomasi Area 0 sesuai dengan dimana router tersebut berada. Untuk lebih jelas silahkan perhatikan infoamsi tabel routing dibawah ini.

Tabel Routing #R1

Tabel Routing #R3

Tabel Routing #R5

Informasi routing yang berhasil dikumpulan oleh router Area 1 dan router Area 2. Tabel routing router #R1 dan #R5 terlihat informasi path internal area dengan tanda IA OSPF. Path ini mengindikasikan path dalam internal protocol OSPF itu sendiri. Seperti gambar tabel-tabel RIB OSPF dibawah ini.

Tabel Routing RIB #R1

Tabel Routing RIB #R5

Terakhir melakukan uji test koneksi dengan mengirimkan pesan PING atau mengkases aplikasi HTTP web_server melalui host.

Ternyata web_server berhasil diakses melalui host, artinya konfigurasi sukses. Agar lebih paham silahkan dipraktekkan pada packet tracer atau simulator lainnya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: