Internet Control Message Protocol (ICMP)

Ketika suatu router atau host tujuan menginformasikan sesuatu kerusakan/masalah pada IP datagram, protocol yang digunakan untuk ini adalah ICMP – Internet Control Message Protocol . Karakteristik dari ICMP :

  • ICMP menggunakan IP
  • Dapat melaporkan masalah /kerusakan
  • Tidak dapat melaporkan kerusakan dengan menggunakan pesan ICMP untuk menghindari terjadinya pengulangan
  • Untuk data yang terfragmentasi, pesan ICMP hanya mengirimkan pesan kerusakan pada fragmentasi pertama
  • Pesan ICMP tidak merespon dengan mengirimkan data secara broadcast maupun multicast
  • Pesan ICMP dapat membuat kerusakan pada IP datagram

Pesan ICMP

Pesan ICMP dikirimkan dalam IP datagram. Pada IP header, protocol akan berisikan no 1 (ICMP). Dan type of service (TOS) yang bernilai 0 (routine). Format ICMP …

Keterangan :

0  : Echo reply
3  : Destination Unreacheable
4  : Source quench
5  : Redirect
8  : Echo
9  : Router Advertisement
10 : Router Solicition
11 : Time exceeded
12 : Parameter problem
13 : Timestamp request
14 : Timestamp reply
15 : Information request (obsolete)
16 : Information reply (obsolete)
17 : Address mask request
18 : Address mask reply
30 : Traceroute
31 : Datagram conversion error
32 : Mobile host redirect
33 : IPv6 Where-Are-You
34 : IPv6 I-Am-Here
35 : Mobile registration request
36 : Mobile registration reply
37 : Domain name request
38 : Domain name reply
39 : SKIP
40 : Photuris

Code  : Berisikan balasan laporan kerusakan dari pesan ICMP yang dikirim
Checksum : digunakan untuk pengecekan kerusakan pesan ICMP yang telah dikirim
Data  : berisikan pesan ICMP yang dikirimkan.

Salah satu pesan ICMP yang sering kita gunakan pada jaringan yakni PING. Ping merupakan program tersederhana dari ICMP yang mana ping akan mengirimkan IP datagram ke suatu host dan mengukur waktu round trip dan menerima respon. Ping merupakan singkatan dari Packet InterNet Groper.

Ping dapat juga digunakan untuk memastikan instalasi IP address di suatu host. Langkah-langkah yang dapat dilakukan diantaranya :

  • Ping Loopback : test terhadap software TCP/IP
  • Ping IP alamatku : test perangkat  jaringan pada host tersebut
  • Ping alamat IP pda host lain : test apakah jalur sudah benar
  • Ping nama dari suatu host : test apakah sistem DNS sudah berjalan .

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: