Menggunakan routing OSPF sebagai pengendali informasi-informasi routing suatu network sangat menguntungkan untuk diterapkan. pemakaian ospf dapat dimanage sehingga membentuk beberapa area kerja routing, hal ini akan sangat membantu dalam hal penanganan informasi yang diterima oleh masing-masing router dalam area kerja tersebut. Penyebaran packet-packet informasi routing akan teratur karena tiap-tiap area ospf memiliki sistem managemen tersendiri agar informasi yang ada tidak keluar ataupun masuk ke area lain begitu saja. Area ospf dapat dikategorikan menjadi dua bagian yakni single area network dan multiple area.
Sebelum penjelasan mengenai single dan multiple area saya memberikan sedikit penjelasan tentangan area backbone pada ospf. Area backbone sering disebut sebagai area 0 merupakan inti area routing pada ospf. Untuk area ini harus dimiliki oleh suatu network yang mana menerapkan sistem area routing ospf. Area 0 ini akan menjadi pusat koneksi antara router-router yang akan memperkenalkan informasi tabel routing kepada router-router tetangga (neighbor). Dengan area 0 tesebut akan mengkomunikasikan area-area yang ada pada network ospf yang disebut nonzero area yakni area-area yang terdapat disekitar area 0 dan terkoneksi dengan area 0.